education

Artikel seputar pendidikan, mendidik anak dan kebutuhan anak

Cara MenDisiplin-kan Anak Tanpa Memukul

Mengapa dengan Memukul anak ketika melakukan kesalah bukan menjadi solusi yang tepat?
Tidak sedikit orang tua yang pusing dengan prilaku yang ditunjukkan anak, sesekali mereka pergi mencari hiburan untuk sekedar menghibur diri mereka dari prilaku anak yang menjengkelkan tersebut. Akan tetapi tidak jarang orang tua melampiaskan kemarahan dengan memberikan pukulan kepada sianak. Sebaiknya orang tua menghindari pukulan kalaupun mengharuskan sebaiknya tidak memukul dengan pukulan keras.

Memukul anak meski dengan pukulan tidak keras, hal tersebut memungkinkan anak menghentikan prilaku yang tidak di inginkan tersebut, namun ada bentuk disiplin lain yang efektif diterapkan tanpa memukul anak tersebut yakni melalui tindakan internal.

Nicholeen Peck, seorang mentor parenting dan penulis "Parenting A House United," berkata, "Ketika seorang orangtua mengurung seorang anak karena kemarahan dan emosi, orang tua tersebut tidak mempraktikkan keadilan, mereka hanya bersikap emosional.
Kebanyakan orang dewasa tidak pernah menerima pelatihan formal tentang bagaimana menjadi orang tua. Ketika anak-anak berperilaku tidak baik, mereka sering memukul hanya karena mereka tidak yakin apa lagi yang harus mereka lakukan. Inilah tujuh cara orang tua bisa mendisiplinkan anak tanpa mengalami fisik:

Tawarkan penghargaan/Reward

Bagi orang tua yang menginginkan pendekatan positif, penting untuk memahami perbedaan antara penghargaan dan sogokan. Suap tidak efektif dan cenderung memperkuat perilaku buruk. Imbalan diperoleh melalui perilaku yang telah ditentukan sebelumnya dan harus diputuskan lebih dulu.


Menahan hak istimewa

Cara ini efektif karena bisa disesuaikan dengan usia anak dan tingkat keparahan perilaku buruk. Seorang anak kecil yang tidak mengambil mainannya mungkin kehilangan kesempatan bermain dengan mereka selama sehari. Seorang anak yang tidak tidur sampai larut malam bersama mainanan atau Hp-nya, bisa dengan menyitanya telepon genggamnya untuk beberapa hari.

Waktu sendiri

Ahli anak Amy Morin menulis bahwa "sendiiri " adalah metode kedisiplinan yang efektif untuk anak-anak usia 3 sampai 12. "Tetapkan waktu di luar area yang bebas dari gangguan dan dapat memberi anak Anda kesempatan untuk tenang. Bagi anak kecil yang Tidak mungkin bisa duduk diam, waktu di luar ruangan mungkin pilihan terbaik.

Berikan tugas tambahan yang kurang menyenangkan


Tugas ini bisa menyapu atau membersihkan roda di kendaraan dan lainnya yang dianggaap layak dikerjakan anak. Anak harus melakukan tugas rutin setiap hari dan berikan konsekuensi yang jika mereka tidak melakukannya.

Ajak Ngobrol

Bagi beberapa anak, sebuah percakapan di mana orang tua mengungkapkan kekecewaannya tentang tingkah lakunya lebih buruk daripada pukulan keras. Terkadang perilaku buruk berakibat pada hukumannya sendiri. Misalnya, orang tua berulang kali menyuruh anak untuk tidak meninggalkan mainan atau sepeda di jalan masuk. Akhirnya sudah habis. Hukumannya adalah hilangnya mainan. Semua orang tua perlu dilakukan adalah menjelaskan hubungan antara tindakan dan konsekuensi.

Suruh Mengganti/memperbaiki

Penting bagi anak-anak untuk memahami bahwa perilaku buruk sering kali disertai biaya. Jika seorang anak melempar bola ke rumah setelah diberitahu untuk berhenti dan memecahkan lampu, mintalah dia membayar semua atau sebagian biaya pengganti untuk itu masuk aka atau bisa dengan memotong uang yang ia terima setiap harinya dari anda. Ini adalah pelajaran berharga meski membutuhkan orang tua untuk memberikan pekerjaan yang bisa dilakukan anak untuk menghasilkan uang

Agar disiplin efektif, penting untuk menetapkan peraturan dan hukuman sebelumnya. Orangtua harus menangani pelanggaran dengan ketenangan dan konsistensi-bahkan saat mereka marah, frustrasi dan tidak menginginkan apa pun selain melepaskan emosi.

Mendisiplinkan anak adalah sulit. Chip Ingram dari Focusonthefamily.com menulis, "Anda adalah satu-satunya di dunia ini yang memiliki tanggung jawab utama untuk memberi anak Anda apa yang dia butuhkan, bukan yang dia inginkan. Terkadang itu berarti Anda harus meletakkan hukum. Setelah itu, Anda mungkin memiliki untuk menutup diri di kamar tidur dan, dengan air mata di matamu, beritahu pasanganmu betapa buruknya perasaanmu karena bersikap keras terhadap anak-anakmu. "

Meskipun sanagat sulit menerapkan disiplin yang efektif dan konsisten adalah sebuah tantangan, penghargaan berharga saat anak-anak tumbuh dengan baik, bertanggung jawab dan sopan.


Tag :disiplin

  • Artikel (anak)dari kategori yang sama
    Silahkan masukan huruf yang tertulis pada gambar di atas dengan benar.

    Isi tulisan akan diterbitkan dan hanya pemilik blog yang dapat menghapusnya.

    削除
    Cara MenDisiplin-kan Anak Tanpa Memukul
      Komentar(0)